“Sistem Terintegrasi”, Solusi Cerdas Tingkatkan Infrastruktur Kota Palopo

Perspektif Kota Palopo
Perspektif Kota Palopo

Keramahan Khas Kota Tujuh Dimensi

Penulis : Onixtin Octarina Sianturi

Kota Tujuh Dimensi atau dikenal Kota Palopo memiliki luas wilayah yang hampir sama dengan negara tetangga, Malaysia dan masih merupakan pusat kegiatan ekonomi bagi daerah-daerah sekitarnya. Salah satu kota di Provinsi Sulawesi Selatan ini letaknya di ujung berbatasan dengan Kabupaten Luwu di bagian Selatan dan Utara, Kabupaten Tanah Toraja di bagian Barat dan Teluk Bone di bagian Timur. Posisi ini memberikan peluang yang cukup besar dalam pengembangan dan pembangunan wilayah Kota Palopo.

Saya belum pernah menginjakkan kaki di sana. Katanya, ada aroma khas pegunungan, daerah yang berbukit, hawa pesisir pantai dari teluk yang terbentang, serta pola kehidupan masyarakat yang beraneka ragam. Kawasan pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan rakyat, dan budidaya ikan air tawar dapat dijumpai pada masyarakat yang bermukim dipinggiran kota.  Sedangkan aktivitas masyarakat yang bergerak di jasa, perdagangan dan industri dapat dilihat di wilayah perkotaan. Membayangkannya saja, saya yakin kota ini menyimpan keindahan alam yang memesona, sekaligus menjadi ciri keramahan kota. Dengan dimensi wilayah ini, Kota Palopo memiliki 3 perspektif pembangunan wilayah yaitu wilayah pegunungan, wilayah dataran rendah dan wilayah pesisir.

Perspektif Kota Palopo
Perspektif Kota Palopo

Keberhasilan Infrastruktur Palopo Saat Ini

Tidak hanya bentang alamnya saja, Kota Palopo saat ini tengah mengalami kemajuan dari berbagai program pembangunan yang dicanangkan pemerintah selama kepemimpinan HM Judas Amir-Akhmad Syarifuddin (JA) sebagai pasangan Wali Kota Palopo-Wakil Wali Kota Palopo periode 2013-2018. Sederet kemajuan itu dapat dilihat dari aspek pembangunan secara fisik wajah perkotaan, termasuk dari segi pembangunan di dunia pendidikan, ekonomi, pariwisata, olahraga, kesehatan, industri, jasa, dan lain sebagainya.  Pembangunan Gedung Kantor Wali Kota Palopo misalnya, atau icon Kota Palopo yang baru seperti Lapangan Pancasila menjadi target untuk diselesaikan tahun ini (2017). Berbagai keberhasilan pembangunan bidang infrastruktur lainnya seperti pembangunan jalan, jembatan, irigasi, drainase, dan sambungan air minum menjadi bukti nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lapangan Pancasila dalam proses pembangunan Icon baru Kota Palopo
Lapangan Pancasila dalam proses pembangunan
Icon baru Kota Palopo

Dari segi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Kota Palopo mengalami peningkatan yang signifikan. Terhitung mulai 2013, nilainya meningkat sekitar 430 miliar sampai tahun 2016. Angka yang fantastis bukan?

Potensi Unggulan Kota Palopo

Mengacu pada Visi Pemerintah Kota Palopo yaitu “Terwujudnya Palopo sebagai Kota Pendidikan, Jasa, Niaga dan Agro Industri yang Berwawasan Agama, Budaya, dan Lingkungan yang Terkemuka di Indonesia”, ada 4 hal yang menjadi perhatian khusus di kota ini yaitu Pendidikan, Jasa, Niaga dan Agro Industri. Melihat hal tersebut tentu ada potensi yang berkaitan langsung, misalnya:

Pelabuhan Tanjung Ringgit

Ketersediaan pelabuhan laut dengan kapasitas bongkar muat 5000 ton dengan akses yang sangat mudah ke jalan lingkar bagian luar maupun kepusat kota. Tempat ini juga berfungsi sebagai sarana rekreasi.

Pelabuhan Tanjung Ringgit
Pelabuhan Tanjung Ringgit

Produk Unggulan

Komoditas Unggulan di sektor Pertanian adalah tanaman padi, sayur dan buah-buahan dengan luas areal per sektor 3.013 Ha dengan produksi rata-rata terbesarnya adalah Kakao. Belum lagi komoditas perikanan yang didominasi Rumput laut dengan produksi ribuan ton per tahun.

Perniagaan

Pusat Niaga Palopo (PNP) merupakan pusat perbelanjaan yang potensial bagi masyarakat Palopo saat ini, termasuk pasar tradisional Andi Tadda. Seiring dengan perkembangan Kota Palopo, pengembangan Pasar Modern, Mall dan sejenisnya sangat menjanjikan.

Era Makin Digital, Infrastruktur Kota Palopo Juga Harus Bisa Smart

Tahukah kamu, menurut riset We Are Social dan Hootsuite 2017, pengguna internet di Indonesia tumbuh 51 persen dalam kurun waktu satu tahun? Ini merupakan angka yang cukup besar untuk mendorong masyarakat di Indonesia memanfaatkan digital tidak hanya untuk sosial media dan berbelanja online saja, melainkan menjadi peluang untuk pembangunan wilayah dan kota.

Melihat keberhasilan pembangunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, untuk mewujudkan Palopo menjadi kota yang Terkemuka di Indonesia dengan memanfatkan potensi unggulan, ada solusi cerdas untuk meningkatkan infrastruktur Kota Palopo melalui inovasi digital yaitu “Sistem Terintegrasi.” 

Lantas apa yang dimaksud Sistem Terintegrasi?

  1. Inaportnet

Transportasi berperan penting dalam distribusi barang dan jasa. Tentu untuk strategi yang sukses  memerlukan pengelolaan transportasi yang tepat. Pemerintah Kota Palopo menetapkan kebijakan dalam hal penyaluran komoditas unggulan (Rumput Laut dan Perikanan) melalui transportasi laut yaitu prasarana pelabuhan Tanjung Ringgit sebagai pintu gerbang proses bongkar muat barang. Namun hingga tahun 2015 kebijakan yang diterapkan tidak berjalan sesuai dengan harapan karena terdapat berbagai permasalahan, seperti pengiriman komoditas unggulan tidak mengalami peningkatan, kapasitas terminal peti kemas di pelabuhan tidak memadai dan transportasi darat masih menjadi pilihan utama bagi para pengusaha dalam hal lalu lintas barang.

Guna menjamin transparansi pelayanan kapal dan barang, Kementerian Perhubungan membangun sistem layanan berbasis internet bernama Inaportnet. Sistem tersebut akan mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhan yang standar dalam melayani kapal dan barang baik untuk kegiatan kapal ekspor impor maupun domestik Hal tersebut tentu akan menjadikan transportasi laut sebagai pilihan utama bagi para pengusaha dalam pengangkutan barang karena sistem Inaportnet akan mempercepat penyelesaian pelayanan kapal serta meningkatkan daya saing nasional dan mendorong masuknya investasi sehingga akan memperlancar pelayanan sandar kapal dan bongkar muat di pelabuhan.

Dengan sistem ini, tentu akan mendukung untuk mewujudkan Palopo sebagai Kota Niaga pada tahun 2018, dimana Kota palopo menjadi sentra distribusi barang dan logistik untuk wilayah regional Sulawesi, dan aktivitas perniagaan berlangsung nyaman dan aman karena didukung oleh infrastruktur perniagaan yang tertata dan memenuhi standar.

  1. Balanced Cloud Centre (UKM)

Dari segi program peningkatan kesejahteraan, wali kota telah mencanangkan ‘Siapa Mau Bekerja Apa’ dengan pemberian modal usaha bagi yang ingin membangun usaha. Selain itu, Perusda yang telah dibentuk adalah bagian dari upaya pemberdayaan home industry. Hal ini menjadi potensi untuk membentuk Balanced Cloud Centre untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) di Kota Palopo.

Smart Package dan RiMatrix BCC (Balanced Cloud Centre) ini merupakan solusi inovatif yang dicanangkan oleh PT. Rittal Indonesia bagi UKM yang membutuhkan data center lengkap dan terintegrasi. Desain “Data Center Terintergrasi” ini akan membantu menjawab kebutuhan pasar dan mendukung konsumen dengan perhitungan biaya yang  jelas.

Dalam rangka mewujudkan Kota Agroindustri pada tahun 2018, Balanced Cloud Centre dapat berperan penting di ranah sektor industri Palopo khususnya yang berbasis rumah tangga tumbuh dan berkembang menjadi salah satu mata pencaharian utama masyarakat, di sisi lain produk-produk industri pangan berbahan lokal menjadi salah satu produk unggulan daerah, memiliki brand kuat, sehingga menjadi icon Kota Palopo.

  1. Command Centre

Di bidang pelayanan publik, Pemerintah Kota Palopo telah meluncurkan program serba gratis. Seperti pendidikan gratis paripurna, kesehatan gratis paripurna, dan gratis raskin. Membayarkan BPJS Kesehatan, menyiapkan layanan jemput antar gratis, dan sederet program di bidang lain yang menunjang kemajuan pelayanan publik di Kota Palopo.

Melihat kondisi yang ada, untuk memudahkan masyarakat mengakses kebutuhan pelayanan publik tidak hanya di bidang kesehatan, bisa dengan mengoptimalkan inovasi infrastruktur dalam teknologi informasi dan komunikasi. Seperti halnya yang sudah diterapkan di salah satu smart city di Indonesia, data di setiap SKPD dapat diakses di satu portal Bandung Command Center. Dengan demikian, segala pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih matang, cepat, dan efektif karena adanya “Data Center Terintegrasi.”

“Misalnya nanti kalau perlu data kesehatan, tidak perlu lagi ke dinas kesehatan. Cukup dilihat di Bandung Command Center saja. Itulah pentingnya integrasi. Agar semua terkoneksi” – Asep Cucu Cahyadi, Kepala Dinas Diskominfo Kota Bandung

Dengan membentuk portal Palopo Command Center dengan konsep yang sama, hal ini tentu akan meningkatkan kualitas infrastruktur di Palopo sekaligus menjadikannya sebagai Kota Jasa pada tahun 2018, dimana penyelenggaraan pelayanan publik berlangsung sesuai dengan Standar, Norma, dan Prosedur (SNP), dan pelayanan pada sektor swasta memenuhi standar mutu pelayanan, sehingga  memperkuat citra Kota Palopo sebagai Kota Jasa. Melibatkan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Palopo, masyarakat, dan sektor swasta bersama-sama tentu dapat mewujudkan Palopo menjadi kota yang terkemuka di Indonesia.

“Kota Palopo memang hanya sebuah kota kecil yang belum digital seperti Bandung atau smart city lainnya, namun ia merupakan bagian dari Indonesia yang dapat menunjukkan banyak perubahan. Bandung memang terkenal dengan branding smart city, namun Palopo tak mesti menjadi Bandung yang lain demi dilirik berbagai pihak. Ia cukup jadi diri sendiri, menjadi Kota Tujuh Dimensi dengan giat mengeksplor potensi yang dimiliki demi pembangunan yang berarti.”

Sumber pendukung:

RPJMD Kota Palopo 2013 – 2018

http://www.palopokota.go.id

https://news.detik.com

http://energynusantaranews.com

https://infokomputer.grid.id

Artikel ini diikutkan dalam lomba  #BloggerTanaLuwu

Link Artikel : http://onix-octarina.blogspot.co.id/2017/08/sistem-terintegrasi-solusi-cerdas.html

Berikan Komentar

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*